Argus
Filch
adalah tokoh fiksi penjaga sekolah Hogwarts dalam seri Harry
Potter
karya J. K. Rowling. Walaupun ia bukan merupakan karakter
yang jahat, ia adalah seorang yang berwatak cepat marah dan keras, sehingga ia
sangat tidak populer di kalangan murid-murid. Filch adalah seorang penjaga
sangat mengekang, seperti larangan berada di luar asrama pada malam hari, yang
membuat ketidaknyamanan bagi para murid. Tidak ada yang seperti Filch dalam
pengetahuan mengenai jalan-jalan rahasia dan pintas di puri Hogwarts. Mungkin
yang dapat melebihinya hanyalah James Potter dan kawan-kawannya (para
'Perampok') dan Fred dan George Weasley. Filch adalah musuh bebuyutan Peeves si hantu jail dan mereka-mereka
yang berlaku ganjil.
Filch
sering memanggil kucing peliharaannya, Mrs Norris, dengan
"manisku". Sementara bagi kebanyakan murid, "ambisi terbesar
adalah untuk menendang kucing itu". Jika Mrs Norris mendapati seorang
murid melanggar peraturan, Filch akan segera tiba beberapa saat kemudian. Mrs
Norris juga diketahui sering mengikuti Hagrid ke mana-mana di
sekolah, nyata-nyata atas suruhan Filch - hal yang menunjukkan hubungan yang luar
biasa antara si kucing dan pemiliknya.
Nama
"Argus" berasal dari mitologi
Yunani,
yakni nama seorang raksasa dengan
seratus mata
yang melayani dewi Hera
sebagai penjaga (hampir seperti tugas Filch berpatroli di gang-gang di
Hogwarts). Beberapa versi mitologi ini, Argus digambarkan hanya memiliki empat
mata, bukan seratus, hampir seperti Mrs Norris yang sepertinya memiliki
hubungan fisik dengan Filch, seakan-akan mereka berbagi dua pasang mata. Nama
belakang "Filch" adalah kata dalam bahasa
Inggris
yang berarti "mencuri (secara kecil-kecilan)". Nama kucingnya,
"Mrs Norris" berasal dari novel karya Jane Austen Mansfield Park[1]. Dalam karya Austen, Mrs Norris adalah
seorang karakter yang suka ikut campur, yang membuat hidup tokoh utamanya,
Fanny Price, menjadi susah (walaupun tokoh Bibi Norris di novel Austen lebih
mirip dengan Petunia Dursley ketimbang kucing Filch).
Filch
diperankan oleh David Bradley dalam seri film-film
Harry Potter. Dalam film keempat, ia berperan sebagai sekedar peranan
penggembira, ditampilkan berlari dengan cara yang menggelikan, menari dengan
Mrs Norris, dan meledakkan meriam yang mengumumkan tugas-tugas Turnamen Triwizard terlalu cepat.
Selama
bertahun-tahun Filch telah berusaha untuk menghidupkan kembali hukuman-hukuman
kuno, di antaranya, murid dapat dihukum digantung pada ibu jari mereka di
ruangan bawah tanah selama berhari-hari, hukuman cambuk, dan lain-lain. Pada buku kelima, ketika Dolores
Umbridge
mengambil alih kepemimpinan Hogwarts, Filch hampir
mendapatkan keinginannya itu melalui Dekrit Pendidikan Nomor Dua Puluh
Sembilan. Filch menjuluki Umbridge sebagai "yang terbaik yang pernah ada
di Hogwarts," dan menjadi satu-satunya staf Hogwarts yang berada di sisi
Umbridge. Ketika Fred dan George Weasley melepaskan kembang api buatan mereka
sendiri, "Kebyar Kembang Api Weasley (Weasleys' Wildfire Whiz-bangs),
ke seluruh koridor sekolah, hanya Filch saja yang satu-satunya menemani
Umbridge untuk berusaha menghentikan kembang api-kembang api itu.
Filch
terungkap sebagai seorang Squib di Harry Potter dan Kamar
Rahasia
ketika Harry secara tidak sengaja mendapati Filch sedang mempelajari sihir
dasar dari sebuah kursus sihir. Ketidakmampuannya melakukan sihir di
tengah-tengah tugasnya di antara para murid yang mempelajari sihir tampaknya
menyebabkan kegetirannya. Meski demikian, Filch dapat mempergunakan alat-alat
yang memiliki kekuatan sihir (seperti Sensor Rahasia dalam Buku 6).
Hubungan
antara Filch dan Madam Pince, penjaga perpustakaan, telah diisyaratkan dalam
akhir buku Harry Potter dan Pangeran
Berdarah-Campuran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih atas komentarnya....